Laman

Minggu, 15 April 2012

Tugas Besar CFD : Simulasi Engine Room Kapal untuk mendapatkan Sistem Ventilasi Udara dan Pengeluaran Panas yang Optimal








Introduction :
UMUM
v  Perlengkapan sistim ventilasi udara merupakan perlengkapan dikapal yang sangat penting, instalasi dan konstruksi serta mekanismenya harus mengikuti dan diatur oleh peraturan Klasifikasi dan International Load Line Convention 1966
v  Perlengkapan ini berfungsi untuk mensirkulasikan kebutuhan udara kedalam ruang tertentu didalam kapal sesuai kebutuhan, antara lain untuk kebutuhan sirkulasi udara diruang muat, ruang mesin atau tanki-tanki
v  Ventilasi udara secara konstruksi dipasang diatas geladak utama yang memiliki ketinggian minimum 1000 mm (sesuai peraturan International Load Line)
v  Ventilasi udara dapat berupa sistim sirkul asi yang bekerja secara natural dan jenis tertentu bekerja secara mekanikal. 
v  Selain berupa sistim ventilasi terdapat pula sistim penyejuk udara dikapal.
JENIS SISTIM VENTILASI UDARA
SISTIM VENTILASI UDARA NATURAL   (Natural ventilation system) 
Pipa udara tanki,   
v  Jenis pipa udara ini terbuat dari pipa yang dipasang dari tanki dan dikonstruksikan hingga menembus geladak. Pipa udara jenis ini harus dilengkapi dengan sistim penutup atau memiliki bentuk yang berfungsi untuk menghindari air masuk kedalam tanki. 
v  Pipa udara yang digunakan adalah jenis pipa yang terbuat dari baja atau baja galvanis. Pipa mempunyai ukuran diameter sesuai dengan kebutuhan dan ketinggian sesuai dengan peraturan International Load line convention 1966. Untuk menjaga kekuatan penempatan dan pengelasan pipa udara harus sesuai dengan standar marine practice. Ukuran  diameter pipa udara memiliki diameter harus lebih besar dari diameter pipa isi (filling pipe)
v  Pipa udara tanki pada umumnya dipasang pada posisi pinggir dekat dengan kulit kapal, serta pada bagian tertentu (ruang muat) ditambah pelindung supaya terhindar dari benturan muatan. 
v  Pipa udara khusus dari tanki bahan bakar harus keluar ditempat udara terbuka dan terhindar dari tempat berbahaya. Pipa udara ini mempunyai tutup untuk pengaman termasuk dilengkapi dengan kisi-kisi supaya terhindar dari masuknya kotoran atau benda yang berbahaya.
v  Bagian pipa udara yang terdapat diatas geladak umumnya diberi warna sesuai dengan fungsi tanki (merah untuk FOT, biru untuk FWT dsb). Selain dengan warna pipa udara dapat juga diberi label sebagai identitasnya.
SISTIM VENTILASI UDARA MEKANIKAL  (Mechanical ventilation system)
Ventilasi udara ruang muat , 
v  Jenis sistim ventilasi udara mekanikal  untuk ruang muat berbentuk ducting/saluran yang menghubungkan udara luar kedalam ruang muat, diantara/dibagian saluran tersebut dipasang kipas mekanikal yang digerakkan dengan motor disebut dengan mechanical fan. Motor yang menggerakkan fan dapat diatur putarannya searah atau berlawanan dengan jarum jam, sehingga udara yang disirkulasikan dapat ditekan masuk ruang muat atau dihisap keluar ruang muat.
v  Konstruksi saluran udara ini terbuat dari baja yang dikonstruksikan menembus dari ruang muat/palkah kegeladak. Perbedaannya dengan sistim natural, pada posisi penempatam motor fan dikonstruksikan lebih kuat dan berlokasi supaya mudah untuk pemeliharaannya. Ukuran fan udara disesuaikan supaya mencukupi kebutuhan sirkulasi udara sesuai kebutuhan. Bagian luar saluran udara ini diberi kisi2 dan dilengkapi penutup yang kedap air.
v  Jumlah saluran udara mekanikal (fan) untuk ruang muat pada umumnya lebih dari satu yang dilokasikan di PS dan SB bagian depan atau belakang dari ruang muat tersebut, bukaan mengarah ke PS dan SB yang dilengkapi dengan tutup kedap air, posisi bukaan digeladak harus ditempatkan sesuai peraturan yang pada umumnya dirancang melebihi tinggi manusia supaya hembusanya tidak mengganggu saat orang lewat.
v  Bentuk lain ventilasi udara mekanikal untuk ruang muat dapat juga berupa pipa besar yang dibagian luar diatas geladak diameter pipa melebar dan bukaan mengarah kedepan yang dapat diputar kearah belakang. Bentuk ini dinamakan juga leher angsa (goose neck) karena menyerupai bentuk leher angsa, pada bagian leher bawah dipasang motor fan yang dapat  berputar dua arah, goose neck ini juga dilengkapi dengan flap yang dapat dibuaka dan ditutup dari luar.

Ventilasi udara ruang akomodasi
v  Jenis sistim ventilasi udara mekanikal juga banyak terdapat pada ruang akomodasi, dengan menggunakan fan udara dialirkan melalui saluran berbentuk ducting/saluran yang menghubungkan udara luar kedalam ruang akomodasi.
v  Sistim mekanikalnya merupakan pemasangan fan yang cukup besar yang dipasang pada pipa diameter sesuai diameter fan dan diletakkan diatas geladak buritan atau poop deck. Bagian luar ventilasi ini berbentuk seperti jamur sehingga diberi nama mushroom type.
v  Konstruksi dibagian dalam, saluran udara ini terbuat dari baja yang dikonstruksikan menembus dari ruang akomodasi kegeladak. Perbedaannya dengan saluran udara ruang muat adalah mempunyai ukuran lebih kecil dan saluran dikonstruksikan melalui bagian plafon dan pada bukaan diruang diberi kisi2 pengarah dengan ukuran sesuai kebutuhan. Bagian luar saluran udara ini yang berupa mush room diberi kisi2 pada mushroom nya yang menghadap kebawah untuk menghidarkan masuknya serangga dan tikus, bagian ini dilengkapi penutup yang kedap air yang dioperasikan secara mekanis.
v  Jumlah saluran udara untuk ruang akomodasi sesuai dengan jumlah ruangan. Pada umumnya bukaan dibagian luar dilokasikan di atas geladak buritan. Pada daerah ruang akomodasi yang perlu mendapatkan sirkulasi udara adalah ruang tidur, ruang kantor, ruang makan, kamar mandi. 
v  Bentuk ventilasi udara mekanikal untuk ruang akomodasi ini sangat bermanfaat apabila sistim penyejuk udara tidak dapat dioperasikan karena rusak.
Ventilasi udara ruang mesin
v  Jenis sistim ventilasi udara mekanikal  untuk ruang mesin atau yang dikenal dengan nama Engine room blower/exhaust fan, adalah merupakan sistim sirkulasi udara ruang mesin yang konstruksi dan instalasinya diatur khusus dari peraturan badan klasifikasi. Kemampuan dan kapasitas fan juga harus mampu bekerja sehingga pertukatan udara di kamar mesin dapat bertukar 40x tiap jam.
v  Pada ruang mesin sirkulasi udara diatur melalui saluran udara terbuat dari pelat baja yang memiliki lobang2 pengarah sesuai dengan kebutuhan.
v  Saluran udara untuk kamar mesin selalu bekerja bersamaan saat udara dari luar masuk dan udara panas dari dalam kamar mesin dihisap keluar atau pada kondisi tertentu udara keluar mengalir secara natural melalui lobang ventilasi yang ada.
v  Fan kamar mesin yang bekerja dengan menggunakan motor harus dilengkapi tombol pemutus arus yang terdapat diluar kamar mesin dan dari ajungan, sebagai antisipasi kalau terjadi kebakaran didalam kamar mesin.

Studi Literatur :
Sistem Engine Room Ventilasi yang kita gunakan pada kapal adalah forced ventilation.
Forced ventilation dibangkitkan melalui kipas yang digerakkan oleh motor listrik (biasanya tiga fase). Tujuan penggunaan kipas tiga fase ini karena dapat diputar searah jarum jam atau berlawanan dengan mengubah dua fase (biasanya dengan kontaktor magnet, kombinasi relay dan timer).

Panas yang dihasilkan oleh berbagai mesin seperti mesin utama, auxiliary generator, boiler, pompa, motor, lampu pijar, lampu neon, dan peralatan mesin lainnya menghasilkan efek pemanasan secara keseluruhan dan meningkatkan suhu di dalam ruang mesin. Dengan menggantikan udara dingin dari luar dengan udara panas dari ruang mesin akan dapat mempertahankan keseimbangan panas dalam ruang mesin.

Selama pelayaran maupun ketika berada di pelabuhan sangat penting untuk menjaga temperatur dan aliran udara di ruang mesin, karena hal ini sangat berhubungan dengan efisiensi performa engine. Semakin tinggi temperatur suatu mesin maka efisiensi kerja mesin akan berkurang, karena mesin akan menerima beban kalor yang lebih besar untuk diberikan pada lingkungan. Forced ventilation membantu kita untuk menurunkan suhu Ambient (suhu lingkungan) dari ruang mesin.

Tujuan lain dari sistem ventilasi paksa adalah untuk menyediakan udara dalam keadaan kegagalan turbo blower dan turbocharger dalam penyaluran alami main engine dan dalam hal total flooding di Engine Room (E/R) ventilasi yang digunakan secara terbalik untuk menghilangkan karbon dioksida dari ruang mesin.

Pembahasan :
Untuk dapat mengetahui bagaimana mendapatkan sistem ventilasi yang baik dalam kamar mesin kapal sehingga udara panas efek dari kerja mesin dan juga peralatan-peralatan lainnya didalam kamar mesin dapat disirkulasikan keluar kamar mesin sehingga supply udara luar dapat masuk kamar mesin dengan optimal dengan tujuan untuk menurunkan temperatur kamar mesin dan juga berhubungan dengan optimasi kinerja mesin kapal kita akan melakukan analisis simulasi aliran udara dalam kamar mesin menggunakan CFDSOF.
Dalam simulasi ini kita akan membuat suatu sistem ventilasi udara mekanikal dalam kamar mesin kapal. Dimana terdapat blower/exhaust fan, saluran udara dari plat baja yang dilengkapi fan dan blower yang digerakkan dengan motor listrik dan memiliki arah putaran yang dapat diatur arahnya searah atau berlawanan jarum jam, sehingga dapat menghisap udara keluar maupun menekan udara dari luar untuk masuk kamar mesin. Sistem aliran yang terjadi adalah bersamaan saat udara dari luar ditekan masuk dan udara dari kamar mesin dihisap keluar.
Saluran udara akan ditempatkan pada mesin utama, generator dan mesin-mesin lain yang mengeluarkan panas berlebihan.
Dalam simulasi menggunakan CFDSOF ini kita juga akan mengatur temperatur tiap komponen dan bagian mesin dalam kamar mesin yang memiliki beban panas, sehingga kita akan mengatur parameter temperatur dan kecepatan fan/blower yang digunakan untuk megalirkan udara.
Dengan melakukan simulasi dan analisis menggunakan CFDSOF ini diharapkan dapat diketahui parameter distribusi temperatur ruangan dan juga aliran udara yang terjadi, sehingga kita dapat menentukan kecepatan fan/blower yang paling optimal digunakan dalam sistem ventilasi udara mekanikal yang dipilih.
main engine

Air system

engine controll room

engine room ventilation

generator

engine room ventilation

 
Reference :
-          Zeeshan Ahmed
my web: http://zeetec4.googlepages.com/
my blogs: http://shipengineer.blogspot.com/
my Picasaweb: http://tinyurl.com/marineapprentice
-          SOLAS 1974, Ir. Mukti Wibowo


Rabu, 04 April 2012

kasus aliran diantara dua plat sejajar

Pada bahasan CFD kali ini adalah tentang masalah aliran fluida diantara 2 plat sejajar yang sering kita temui pada kasus aliran dalam pipa. Dalam simulasi kali ini kita akan menganalogikan aliran dalam pipa tersebut dalam potongan 2 dimensi.
Kita akan menyelesaikan soal diatas menggunakan CFDSOF dengan merubah variabel untuk viskositas dan kecepatan fluida yang masuk melalui inlet antara 2 plat. Langkah2nya adalah sebagai berikut :
  • Menentukan domain dengan panjang 1m dan tinggi 0.1m. Sedangkan untuk jumlah cell kita tentukan panjang 50 dan tinggi 30.
  • Mengatur inlet pada sisi sebelah kiri dan outlet pada sisi sebelah kanan. 
  • Sebelum kita melakukan solving kita akan mengatur grid pipa untuk sisi-sisi sebelah atas dan bawah agar memiliki ketebalan tertentu yang dianalogikan sebagai tebal pipa. Pada kasus kali ini akan diberikan bahwa grid yang terbentuk akan dibedakan yaitu dengan memberikan faktor pemberat pada saat proses modif segmen dengan tujuan untuk lebih merapatkan cell guna memudahkan untuk melihat fenomena yang terjadi didaerah tersebut. Langkah-langkah pengaturan grid adalah menggunakan inisialisasi segmen, dengan cara pada sb x segmen akan dibagi menjadi 2 bagian dengan jumlah cell 28 dan 20, pada sb y segmen akan dibagi menjadi 3 bagian dengan jumlah cell 10, 8 dan 10
  • Memasukkan konstanta fisikal untuk densitas 1.2 kg/m3, dan viskositas 4x10-5, dan kecepatan u sebesar 0.01 m/s. Kemudian ulangi simulasi dengan merubah viskositas 1x10-5 dan u sebesar 0.04, ulangi untuk viskositas dan kecepatan u berbeda-beda. Kemudian lakukan iterasi dengan jumlah iterasi 2000.
 Gambar pengaturan domain,


Gambar pengaturan inlet dan outlet cell,


Gambar tahap inisialisasi segmen,




Gambar grid yang terbentuk setelah dilakukan inisialisasi segmen,


Gambar daftar konstanta fisikal yang diinput,


Gambar vektor kecepatan untuk kecepatan u 0.01 m/s dan viskositas 4e-05 kg/m.s


Gambar vektor kecepatan u untuk 0.01 m/s dan viskositas 1e-05 kg/m.s



Gambar vektor kecepatan u untuk 0.04 m/s dan viskositas 1e-05 kg/m.s



Gambar kontur kecepatan u untuk 0.01 m/s dan viskositas 4e-05 kg/m.s


 Gambar kontur kecepatan u untuk 0.01 m/s dan viskositas 1e-05 kg/m.s


 Gambar kontur kecepatan u untuk 0.04 m/s dan viskositas 1e-05 kg/m.s

Analisis simulasi untuk aliran dalam diantara 2 pelat :
  • Dalam aliran diantara 2 pelat terdapat boundary layer atau lapisan batas yang terjadi ketika aliran dalam jarak entrance region flow. Pada daerah ini profil kecepatan aliran masih berubah-ubah karena masih terjadi turbulensi aliran akibat gesekan dan juga efek viskos. Boundary layer akan semakin kecil sepanjang jarak menuju aliran berkembang penuh/fully developed flow dimana pada aliran ini profil kecepatan adalah tetap dan aliran cendenrung laminer.
  • Beberapa faktor yang mempengaruhi aliran tersebut adalah kecepatan u sepanjang pipa/ antara 2 plat, viskositas dinamik fluida.
  • Pada kecepatan u tetap dan viskositas yang makin kecil maka bilangan reynold yang didapatkan makin besar sehingga jarak entrance region flow makin besar, dan aliran makin turbulen. Aliran turbulen Re>4000
  • Pada viskositas tetap dan kecepatan makin kecil maka bilangan reynold yang didapatkan makin kecil sehingga jarak entrance region flow makin kecil, dan aliran makin laminer. Aliran laminer Re<2000.
  • Hal ini membuktikan bahwa kecepatan u dengan viskositas dinamik adalah berbanding terbalik.

Selasa, 27 Maret 2012

(example 5.1) Convection-diffusion problems

Pada pembelajaran CFD kali ini kita akan melihat hubungan konveksi-diffusi untuk 1 dimensi pada peristiwa perpindahan panas. Kita akan mengatur panjang 1m dan tinggi 0.3m. Jumlah cell untuk panjang adalah 7 dan tinggi adalah 3. Temperatur untuk wall 1 kita tentukan 274K dan temperatur untuk wall 2 adalah 273K. Pada latihan ini kita akan melihat perbedaan grafik untuk densitas yang berbeda-beda dengan kecepatan tetap. Kita akan mencoba untuk densitas sebesar 1.0 kg/m3, 0.1 kg/m3, 0.01 kg/m3 dengan kecepatan tetap 0.1 m/s.


  Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :
  1. Pada CFDSOF masukkan in
  2. Pada menu input domain atur panjang 1 m tinggi 0.3, jumlah cell panjang 7 dan tinggi 3
  3. Pada menu model aktifkan temperatur dan wall konduktif kemudian pakai
  4. Pada menu cell atur cell untuk dinding atas dan bawah simetris, dinding kiri sebagai wall 1 dan dinding kanan sebagai wall 2
  5. Pada menu KS pilih wall 1 dan set untuk temperatur 274K dan untuk wall 2 273K
  6. Esc
  7. Input “Ma” / mahir
  8. Input “ps” / parameter solusi pakai opsi variabel tetap Y
  9. Esc
  10. Input “ot” / opsi tetap
  11. Input “snt” / set nilai tetap
  12. Input “ku” / kecepatan-u , pada kecepatan ini yang nantinya bisa untuk dirubah sesuai dengan yang diinginkan.
  13. Esc
  14. Esc
  15. Input “In1”
  16. Input “kf” / konstanta fisikal
  17. Input “dn” / densitas, masukkan nilai densitas sebesar 1 kg/m3 , 0.1 kg/m3 dan 0.001 kg/m3 secara bergantian untuk melihat pengaruhnya terhadap persebaran temperatur.
  18. Input “kt” / konduktifitas termal fluida  0.1 W/M K
  19. Esc
  20. Menu Input –> Olah –> Kontrol –> persamaan –> aktifkan pada bagian properti / temperatur enthalpi
  21. Menu Input –> Olah –> Iterasi, masukkan jumlah angka iterasi dan ulangi hingga konvergensi tercapai.
  22. Menu Hasil –> Vektor (pilih temperatur pada set pengaturan )
  23. Pilih plot X-Y –> pilih temperatur pada set pengaturan dan arah J 
 
 Gambar untuk pengaturan cell


Gambar hasil kontur untuk densitas 1 kg/m3


 Gambar hasil kontur untuk densitas 0.1 kg/m3


Gambar hasil kontur untuk densitas 0.01 kg/m3


 Gambar hasil plot X-Y untuk densitas 1 kg/m3


 Gambar hasil plot X-Y untuk densitas 0.1 kg/m3


 Gambar hasil plot X-Y untuk densitas 0.01 kg/m3


Analisis :
Dari hasil simulasi yang kita lakukan untuk bidang 1 dimensi dengan memvariasikan densitas dan kecepatan tetap kita dapatkan grafik yang makin lurus atau melengkung ke dalam untuk nilai F/konvektivitas yang makin kecil, dimana konvektivitas F adalah densitas kali kecepatan.

Ketika nilai konvektivitas/F makin kecil maka dalam kondisi yang sama nilai diffusifitas/D makin besar, dimana diffusifitas/D adalah nilai diferensial dari konvektivitas/F terhadap jarak x.

Minggu, 25 Maret 2012

(contoh latihan 4.3) Diffusion problem

Pada Latihan kali ini saya akan melanjutkan kembali untuk latihan pada bab 4 CFD by HK versteeg et al yang membahas tentang metode finite volume untuk permasalahan diffusi. Pada soal ketiga ini adalah peristiwa panas yang berpindah secara konveksi melalui perbedaan temperatur untuk panjang 1 m dan tinggi 0.03 m. sepanjang permukaan batang dilakukan insulasi sehingga tidak terjadi perpindahan panas keluar (zero heat flux). pada Tb, wall 1 suhunya adalah 373 K dan pada T.ambient (conducting wall) kita atur konduktivitas termal 0.5 w/k dan heat generation 0 sebagai wall 2. Sedangkan untuk wall 3 kita tentukan suhunya adalah 273 K.
Pada post processing kita iterasi sebanyak 4000 kali untuk mendapatkan hasil yang baik.

Gambar grid untuk batang yang di insulasi.


Gambar kontur temperatur


Gambar kurva plot X-Y hubungan antara jarak vs temperatur






Senin, 19 Maret 2012

convection-diffusion problem


Proses perpindahan panas di dalam suatu benda dapat terjadi secara konduksi, konveksi, dan radiasi. Dalam kesempatan ini kita akan membahas bagaimana konsep terjadinya perpindahan panas secara difusi baik itu konduksi maupun konveksi. Pada dasarnya konduksi dan konveksi hampir sama, yang membedakan adalah keterbatasan aliran molekul yang berpindah karena terjadinya perbedaan panas. ketika terjadi konduksi maka yang terjadi adalah difusi yaitu proses perpindahan material lewat metode molekuler yang biasanya terjadi pada benda padat (Konduktor,logam), peristiwa tersebut adalah perpindahan panas intra molekuler.

Sedangkan konveksi terjadi pada medium yang tidak terikat, seperti udara, sehingga aliran yang terjadi akibat perbedaan panas dapat terdistribusi secara bebas, sesuai dengan hukum gas ideal, ketika udara dipanaskan maka berat jenisnya akan turun sehingga sesuai hukum gravitasi tempatnya akan terdesak oleh udara yang lebih dingin sehingga terjadi semacam aliran.

Dalam konduksi juga terjadi peristiwa konveksi karna ada bagian yang mengalir ke lingkungan, konduksi dan konveksi sering terjadi secara simultan.

Dalam udara juga terjadi perambatan intramolekuler antar partikel udara

Pada simulasi-simulasi sebelumnya kita menggunakan material, dan sifat-sifatnya masih seragam, kita bisa atur sendiri material dan variabel lainnya sehingga hasil simulasi kita lebih bervariasi.

Model matematika yang menyatakan aliran fluida yang terkait didalamnya dapat kita lihat pada subbab 2.4 dan 2.5  :
 

keterangan :
Rate of increase of fluid element : kenaikan dari elemen fluida
Net Rate of flow of out of fluid element : berkaitan dengan waktu
Rate of increase of due to diffusion : kenaikan kalor melalui diffusi
Rate of increase of due to Source : kenaikan kalor dari sumber masa
Diffusi
Steady one dimensional convection and diffusion
Konveksi pada satu arah,ex pada pipa
v.a=c dari

Persamaan diatas adalah persamaan konveksi-diffusi, dimana konvektifitas adalah hubungan antara densitas dengan kecepatan aliran, sedangkan diffusifitas adalah diferensiasi dari konvektivitas aliran yang melalui suatu material. Jadi terdapat hubungan antara konvektifitas dengan diffusifitas. Dalam penyelesaian Persamaan diferensial tersebut kita melakukan batasan dengan control volume. Jadi kita melakukan integrasi untuk persamaan tersebut guna menentukan daerah yang akan kita diskritkan.
dalam aliran harus terjadi kekekalan massa,energi jg harus kekal, jadi persamaan 5.3 dan 5.4 harus diselesaikan secara simultan

Rabu, 14 Maret 2012

Sebuah Renungan dan Bentuk Rasa Syukur kepada yang Maha Kuasa


Komunitas Anak Jalanan Yayasan Taruna Pertiwi, 
Pasar Minggu-Jakarta Selatan
Oleh : Kurniawan Teguh Waskito 

Kunjungan Pertama, 03 Maret 2012,
Pada hari Minggu, 04 Maret 2012 kita dari kelompok 10 yang terdiri dari saya sendiri kurniawan teguh waskito, Gary fajri garcia, dan kemal rahardian melakukan wawancara langsung dengan komunitas pengamen / anak jalanan tepatnya di daerah pasar minggu, Jakarta Selatan. Keempatnya tinggal di yayasan di dekat rel daerah pasar minggu.
Siang itu sekitar pukul 10.00 WIB, saya dan gary pergi ke Pasar Minggu dari Depok menggunakan Commuter Line, Kemal rahardian menyusul pada siang hari karna masih ada halangan. Sampai di Pasar Minggu kita berhenti sejenak dibawah jembatan layang untuk menunggu kira-kira siapa yang akan kita pilih untuk diwawancara, saya rasa banyak sekali di daerah Pasar Minggu kita bisa jumpai kaum marginal atau sering disebut orang terpinggirkan, dari mulai pedagang asongan, pengamen, pengemis, dll. Kami melihat seorang anak dengan gitar tampaknya seorang pengamen diseberang jalan, saat kami kejar eh anaknya menghilang di sela-sela angkot.
Ditengah teriknya matahari kami menunggu beberapa menit di tengah jalanan, sekitar sepuluh menit kemudian ada seorang anak jalanan masih kecil sekitar 9 tahun berjalan agak tergesa-gesa menyebrang jalan, ketika kami panggil ternyata dia mau makan ke yayasan, kita tidak jadi untuk mengajak ngobrol karena tampaknya anak tersebut tergesa-gesa untuk segera pulang. Kemudian kita duduk sejenak dipinggir jalan dan menunggu sekitar sepuluh menit. Akhirnya kita jumpai lagi seorang anak jalanan membawa gitar, eh ternyata anak itu yang tadi kita lihat, kebetulan anak tersebut berjalan menuju kami, kemudian saya panggil anaknya, dia bersama seorang anak yang lain yang juga membawa gitar. kemudian kami ajak ngobrol di sebuah warung sambil minum es jeruk dan makan gorengan. Setelah kami tanya namanya Nurkholiq ato sering dipanggil kholiq, Usia sekitar 14 tahun, Rumahnya di daerah cilebut Bogor. Sebenarnya kedua orang tuanya masih ada, tetapi memang keadaanya sangat tidak mampu sehingga terpaksa dia harus mengamen tiap harinya untuk mencari rupiah, Ibunya adalah ibu rumah tangga dan ayahnya seorang pemulung, Dia biasa mengamen dari pagi sampai sore dan pendapatannya rata-rata 20 ribu perhari, selain untuk jajan uang yang didapatnya juga ditabung untuk keperluan sewaktu-waktu yang mendesak, sedangkan untuk makan sehari-hari dia biasanya makan di yayasan. Dia sudah tidak sekolah, Pendidikannya hanya sampai SD kemudain putus sekolah karena tidak ada biaya untuk melanjutkan ke SMP. Sedangkan anak yang satunya dia bernama andi, sama-sama berasal dari cilebut, usianya sebaya dengan kholiq sekitar 14 tahun. Putus sekolah juga dan hanya sampai SD, ayahnya sudah meninggal dan ibunya menjadi pengemis di bogor. mereka berdua biasa ngamen di angkot jurusan pasar minggu-Depok. Tak selang berapa lama datang anak-anak yang lain, yang satu membawa gitar dan tampaknya sudah agak dewasa dan ada beberapa anak lainnya. Setelah kami tanya ternyata mereka baru saja dari yayasan dan baru bergegas untuk mengamen pada siang itu. Kami ajak mereka ngobrol diwarung dan ketika kami tawari makan ternyata mereka baru saja makan di yayasan. Kemudian kami tanya anak yang paling tua, dia bernama Ega usia 19 tahun, sudah lama jadi pengamen dari sejak umur 5 tahun. Sebenarnya dia berasal dari Cibinong Bogor, dulu dari kecil tinggal sama neneknya, tetapi sejak neneknya meninggal sewaktu akan masuk STM akhirnya dia putus sekolah. Dia belum lama tinggal di yayasan dan ngamen di angkot daerah pasar minggu. Sebelum masuk ke yayasan dia sudah lama ngamen di daerah pasar senen baru setelah ada teman yang mengajak ke pasar minggu akhirnya dia pindah. Untuk  Pendapatannya tiap hari biasanya sekitar 20-30 ribu, setelah saya tanya uang yang diperolehnya digunakan untuk apa dia jawab Cuma buat jajan aja, gak pernah ditabung untuk keperluan-keperluan lain ataupun rencana jangka panjang, tidak seperti si kholiq walaupun masih 14 tahun tapi dia udah memikirkan uang pendapatannya buat ditabung. Kemudian kami tanya anak yang satunya lagi dia bernama Ragil usia sekitar 16 tahun, asal dari klaten, Jawa Tengah. Dia terpaksa merantau sebatang kara ke ibukota karna ibunya meninggal dan ayahnya menikah lagi dan tidak mau bertanggung jawab karena menelantarkan begitu saja. Putus sekolah dan hanya sampai bangku SMP.
Setelah kami tanya-tanya lebih jauh mereka semua memang tinggal di yayasan disekitar rel di Pasar Minggu, di yayasan tersebut ada kegiatan belajarnya juga dan biasanya di Sore hari dari jam 3 sampe jam 5. Ada satu guru yang memberikan pelajaran tiap harinya, mereka belajar seadanya seperti disekolah pada umumnya. Selain itu untuk makan sehari-harinya gratis ditanggung yayasan.

 
Foto Kurniawan dan Gary bersama anak jalanan di sebuah warung dekat Pasar Minggu

 
Foto bersama tiga anak jalanan, dari kanan : Ragil, Andi, Ega
Kunjungan kedua, 10 maret 2012
Selang satu minggu dari kunjungan pertama dijalanan di daerah pasar minggu, kemudian pada hari sabtu, 10 maret 2012 kami berkunjung ke yayasan tempat mereka tinggal yang terletak tidak jauh dari jalanan tempat minggu lalu kita ngobrol yaitu di dekat stasiun pasar minggu. Yayasan tersebut bernama yayasan Taruna Pertiwi, tempatnya terletak di pekampungan yang cukup kumuh dan juga tidak terlalu luas dengan hanya beralaskan karpet menjadi tempat untuk sekitar 20 anak jalanan tidur dan beristirahat.
Ketika kami berkunjung kesana kami jumpai beberapa pengurus yayasannya, ada bang Ali Ambran. Dia menjelaskan semua tentang yayasan tersebut. Yayasan ini belum lama berdiri, usianya belum genap satu tahun. Baru resmi berdiri sejak Tanggal 22 Juni 2011, pada mulanya digagas oleh empat orang yaitu Bahtiar, Ali Amran, Muryadi, dan Rizky Oktaria yang saat ini menjadi pengurus tetap yayasan. Berdirinya yayasan tersebut dilatarbelakangi oleh keprihatinan dan kepedulian yang tinggi terhadap sesama anak jalanan karena pengalaman Bang Ali Ambran sendiri yang dulunya juga pernah menjadi anak jalanan dan pernah terdampar di beberapa kota. Bang Ali Amran adalah seorang aktivis sosial, aktif di karang taruna di daerah pejaten timur, karena pengalamannya tersebut maka kemudian bersama-sama dengan beberapa teman lainnya mereka mendirikan yayasan tersebut dengan modal seadanya dan langkah awalnya adalah dengan menyewa sebuah rumah untuk dijadikan sekretariat dan rumah tinggal. Mereka menyewa sebuah rumah dengan harga sewa sebesar 10 juta untuk satu tahun. Kemudian untuk dana yayasan sendiri mereka masih mengandalkan sumbangan dari orang-orang dipasar minggu. Belum ada donatur tetap maupun donatur lainnya, sehingga masih belum bisa melakukan pengembangan fasilitas maupun yang lainnya. Untuk program jangka pendek yayasan tersebut adalah mendapatkan donatur dan melakukan kerjasama dengan dinas sosial daerah setempat, selain itu juga menambah program belajar untuk anak-anak maupun memasukkan anak-anak yang putus sekolah untuk melanjutkan kembali pendidikannya baik itu dari program pendidikan paket maupun sekolah umum, karena untuk pengajarnya sendiri hanya ada beberapa guru dan itupun tidak setiap waktu bisa datang. Untuk rencana jangka panjangnya adalah mendapatkan tempat yang layak dan milik sendiri, dan juga melakukan pelatihan ketrampilan seperti klub musik jalanan agar mereka bisa menyalurkan hobinya secara positif dan juga bisa mendapatkan hasil dari hobinya tersebut. Dengan bermusik tersebut mereka bisa pentas diberbagai event untuk mengisi acara.
Itulah beberapa penjelasan yang kita dapatkan dari hasil ngobrol kita, dan kita juga setuju bahwa yang terpenting dari itu semua adalah pembinaan secara positif dari pribadi anak jalanan tersebut untuk bisa mendapatkan kehidupan yang lebih baik walaupun mereka biasa dengan kehidupan yang keras tetapi ada cara pendekatan yang lebih baik untuk bisa mengatur dan mendidik mereka semua.
Yayasan ini masih dalam proses perkembangan dan masih membutuhkan banyak dukungan dari berbagai pihak untuk diharapkan bisa membantu kelangsungan yayasan ini, Kami juga sangat mengaharapkan ada pihak-pihak yang tergerak hatinya untuk memberikan bantuan, donasi dan lainnya kepada yayasan tersebut bisa menghubungi kontak dan tempat yang ada pada foto dibawah ini
Foto bagian depan Yayasan Taruna Pertiwi
Foto struktur kepengurusan Yayasan Tunas Pertiwi
Foto anak jalanan sedang berkumpul di yayasan
Foto Kurniawan dan Kemal bersama bang Ali (kedua dari kiri) dan anak jalanan di yayasan
Yah, banyak sekali cerita dan kisah-kisah yang kami peroleh dari kehidupan anak-anak jalanan tersebut, mereka datang dari permasalahan dan kesulitan sendiri-sendiri, tapi mereka tetaplah seorang anak manusia yang masih mempunyai hak untuk mendapatkan penghidupan yang layak dan masa depan yang lebih baik, Karena bagaimanapun masa depan mereka masih sangatlah panjang, tetapi apakah masa depan yang panjang itu hanya menjadi sebuah kesusahan dan penderitaan yang tak berujung. Semoga masih ada hati nurani dari orang-orang yang sedang duduk di atas sana untuk lebih peduli pada mereka-mereka yang sangatlah membutuhkan.
Harusnya hal ini menjadikan kita makin bersyukur betapa beruntungnya kita bisa mendapatkan hal-hal yang sampai sejauh ini, pendidikan tinggi, hidup cukup, orang tua yang peduli. Sangatlah menjadi PR besar bagi bangsa ini sekarang dan masa depan untuk lebih peka terhadap kehidupan sosial kaum-kaum marginal yang menempati kuantitas terbesar dari jumlah penduduk Indonesia, hal inilah yang akan terus menjadi tolok ukur seberapa besar keterpurukan bangsa ini jika orang-orang miskin seperti ini tidak pernah mendapat penanganan serius dari pemerintah. Bukan hanya sibuk dengan urusan korupsi dll tapi, harusnya bagaimana agar orang-orang pinggiran miskin ini bisa diselesaikan permasalahannya.
Sebagai penutup kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang terlibat dan ikut mengurusi yayasan taruna pertiwi ini dan juga donatur-donatur dari berbagai pihak, semoga masih banyak orang-orang yang peduli terhadao sesamanya seperti yang dilakukan beberapa rekan kita dengan ikut berkontribusi sosial terhadap kaum marginal seperti mereka, dan semoga niat baik dan ketulusan yang kita kerjakan akan mendapatkan balasan yang lebih besar dari Yang Maha Kuasa kelak. Amin
Sesungguhnya dibalik setiap kesusahan selalu ada kemudahan, dan Allah tidak akan memberikan cobaan melebihi kemampuan umatnya.
 
See this video :
 

Profil anak jalanan :
1.      Nurkholiq (kholiq) :
-          Usia : 14 tahun
-          Asal : Cilebut, Bogor
-          Sekolah  sampe SD
-          Kedua orang tua masih ada, pekerjaan ibu : Ibu rumah tangga, ayah : Pemulung
-          Biasa bawa gitar pas ngamen
2.      Ragil :
-          Usia : 16 tahun
-          Asal : Klaten
-          Pendidikan : Putus sekolah sampe SMP
-          Terpaksa jadi pengamen setelah dikampung Ibunya meninggal waktu masih kecil, terus bapaknya nikah lagi dan gak mau tanggung jawab sama sama do’i, kemudian nekat merantau sebatang kara ke ibukota.
3.      Ega :
-          Usia : 19 tahun
-          Asal : Cibinong, bogor
-          Ngamen udah dari sejak 5 tahun
-          Kagak pernah tau sapa ortunya, dari kecil udah sama neneknya
-          Pendidikan : Cuma sampe SMP, waktu mau masuk STM neneknya meninggal jadi sekarang udah tinggal dijalanan

4.      Andi :
-          Usia : 14 tahun
-          Asal : Cilebut, Bogor
-          Temennya Kholiq
-          Biasa pegang gitar juga pas ngamen.